Kisah Sukses : Meraup Untung dengan Jualan Makaroni Mandeh

Beberapa waktu lalu, tiyarmangulo.com berkesempatan untuk mewawancarai seorang pelaku UMKM bernama Alvaro Putra, yang tinggal di kawasan Padang, sedang menjalankan bisnis yang menarik yaitu Makaroni Mandeh. Saat ini, Putra mengaku memiliki banyak pelanggan tetap dan berjualan sebagai distributor.

Berikut hasil wawancara dengan pemilik Makaroni Mandeh. Sebagai referensi saja, Anda juga bisa mencoba kelezatan makaroni Mandeh melalui cara yang sudah dijelaskan di bagian akhir artikel ini:

Kapan Makaroni Mandeh didirikan?

Kisah sukses Jajanan Makaroni Mandeh dimulai pada akhir 2020, di Padang, Sumatera Barat sekitar 2 Bulan lalu. Sang pemilik, Putra, mengaku sudah mencintai dunia bisnis sejak kecil.

Mengapa disebut Makaroni Mandeh?

Penggunaan nama “Jajan Mandeh” terjadi secara spontan. Saya menggunakan nama ini karena saya sering memanggil mama saya “Mandeh” karena ini juga berarti singkatan Makaroni Padeh.

Kenapa memilih jajanan makaroni?

Awalnya saya sering mengikuti seminar bisnis, kemudian saya tertarik untuk mencoba terjun langsung ke dunia bisnis. Saya memilih mencoba makaroni karena disukai banyak orang. Saya juga memilih makaroni karena mudah dibuat dan murah. Bahan-bahannya juga mudah ditemukan.

Mengapa memilih menjual Camilan Mandeh secara online?

Saat ini saya masih bekerja, jadi saya bisa melakukan pemasaran website dengan lebih mudah. Melalui website ini sudah banyak distributor yang bergabung dengan Makaroni Mandeh di Padang dan sekitarnya.

Saat ini, berapa banyak karyawan yang dimiliki Mandeh?

Makaroni Mandeh masih merupakan industri rumah tangga, sehingga hanya dibutuhkan 2 orang pekerja produksi. Selama masa promosi, saya melakukannya sendiri. Oleh karena itu, reseller dapat mengambil barang dagangan tersebut dan menjualnya ke pelanggan.

Anda menjualnya ke toko offline atau hanya melalui website?

Makaroni Mandeh hanya dijual melalui reseller saja, karena jika dijual ke toko bagaimana dengan reseller kita? Karena itu, biarkan saja mereka menjualnya dan dapatkan untung.

Berapa rata-rata penjualan bulanan Anda?

Kami dapat memproduksi hingga 50 bungkus per hari, tetapi kami tutup pada hari Minggu. Sehingga bisa mencapai 2.600 pics dengan 2 rasa dalam satu bulan. Jika dealer ingin membeli pada hari Minggu, kami dapat mengirimkan barang pada hari Senin.

Tips memulai bisnis di era digital?

Bagi yang ingin memulai bisnis di era digital, ada tiga poin penting:

  1. Untuk menjadi seorang pengusaha, apalagi ingin sukses, Anda harus menanggung omelan konsumen. Anda tidak boleh kecewa atau merasa gagal.
  2. Jangan putus asa, karena bisnis harus didirikan dalam jangka waktu yang lama. Anda juga harus mencapai tujuan Anda setiap hari untuk mendorong diri sendiri.
  3. Ketekunan yang membuat anda tidak akan pernah menyerah dalam berbisnis.

Setelah meluncurkan bisnis Makaroni Mandeh, dampak sosial seperti apa yang bisa Anda berikan?

Kebahagiaan dapat membantu banyak orang (dealer) menghasilkan uang. Apalagi mereka tidak membutuhkan uang dalam jumlah besar untuk menjalankan bisnis, cukup bergabung dengan kami dan kami akan mengirimkan barang ke rumah mereka. Jajanan Makaroni Padeh juga memiliki permintaan pasar yang besar, sehingga mereka pasti akan terus memberikan dampak sosial yang baik bagi perekonomian mereka di masa mendatang.

Semoga Kisah sukses Makaroni Mandeh bisa menggugah semangat Anda untuk berwirausaha.