Gerak Cepat! Kementerian PU Terjunkan Tim Tangani Jalan Putus di Jeumpa Aceh

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan langkah darurat untuk menangani akses jalan dan jembatan terputus di Kecamatan Jeumpa, Aceh.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pada fase awal penanggulangan bencana, prioritas tertinggi difokuskan pada pemulihan konektivitas melalui pembukaan jalan dan jembatan yang terputus.

“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan dan distribusi logistik tidak terhenti,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Akses transportasi di beberapa wilayah Sumatera terhenti akibat banjir dan tanah longsor. Di Aceh, kerusakan parah pada jalan nasional membuatnya tidak bisa dilewati, sementara jalan daerah terhenti karena tergerus air sungai dan tertutupnya longsoran. Konektivitas Kendala ini juga meluas hingga ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Tercatat, sebanyak 38 jalan nasional dan 16 jembatan nasional terdampak bencana di Aceh. Saat ini, seluruhnya telah fungsional kembali. Namun untuk jalan daerah, terdapat 1.587 ruas jalan daerah dan 615 jembatan daerah yang terdampak bencana.

Sebanyak 1.095 ruas jalan daerah telah fungsional dan 492 ruas tengah diperbaiki. Sementara, 101 jembatan daerah telah fungsional kembali dan 514 jembatan tengah dalam perbaikan.

Di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, akses jalan terputus akibat longsor dan luapan sungai yang menggerus badan jalan serta merusak struktur penghubung. Kementerian PU akan segera melakukan penanganan darurat agar akses masyarakat dapat segera terhubung kembali.

“Terkait akses jalan dan jembatan nanti akan segera ditangani. Saya minta kepada BPJN Aceh untuk segera mencari trase jalan dan diprioritaskan juga untuk penanganan fungsional dengan jembatan perintis,” kata Dody.

Dia juga menjelaskan penanganan tidak berhenti pada tahap tanggap darurat.

“Kita tidak hanya membuka akses sementara, tetapi juga menyiapkan solusi permanen. Jalan dan jembatan yang rusak akan dibangun kembali dengan standar teknis yang lebih kuat dan aman, agar kejadian serupa tidak berulang,” tambahnya.

Pemerintah melakukan penanganan secara bertahap untuk memulihkan akses jalan di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumut, dan Sumbar. Upaya darurat dimulai dengan pembangunan alat berat dan penyediaan jembatan sementara, jalan sementara pembangunan kembali serta jembatan secara permanen yang dipersiapkan untuk tahap rehabilitasi mendatang.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: antaranews.com