Kemenhaj : tujuh haji Embarkasi Padang wafat di tanah suci

RESPONRADIO.COM PADANG│KOTA PADANG  Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat mencatat sebanyak tujuh jamaah haji asal Embarkasi Padang meninggal dunia di Arab Saudi selama pelaksanaan ibadah haji musim 1447 Hijriah.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, mengatakan hingga saat ini jumlah jamaah yang wafat mencapai tujuh orang. Dari jumlah tersebut, dua jamaah berasal dari Provinsi Bengkulu, masing-masing dari Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara. Sementara lima lainnya berasal dari Kota Bukittinggi, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto, dan satu daerah lainnya dalam wilayah Embarkasi Padang.

Adapun jamaah yang meninggal dunia adalah Tukiman Sadi Kromo Karso, Yunilis Muin, Sofian Arbi, Imam Kanapi Imam Qodir, Syamsu Kari Sudin, Mainusni Marukun, dan Mustina Abdul Basir. Mereka wafat di sejumlah lokasi berbeda, baik di rumah sakit maupun di hotel tempat menginap selama berada di Tanah Suci.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, penyebab kematian para jamaah tersebut beragam, di antaranya serangan jantung akut, syok kardiogenik, penyakit jantung iskemik kronis, hingga gagal napas akut. Dua jamaah dimakamkan di Makam Baqi, Madinah, sedangkan empat lainnya dimakamkan di kompleks pemakaman Saraya Suhada Al Haram.

Pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Embarkasi Padang memberangkatkan sebanyak 5.374 jamaah dan petugas haji. Jumlah tersebut terdiri atas 3.989 jamaah asal Sumatera Barat, 1.354 jamaah dari Bengkulu, serta 54 petugas kloter gabungan dari kedua provinsi.

Sementara itu, hingga kedatangan kloter lima di Bandara Internasional Minangkabau pada Senin (8/6) malam, sebanyak 1.951 jamaah dan petugas telah kembali ke Indonesia. Proses pemulangan jamaah melalui Debarkasi Padang akan terus berlangsung hingga seluruh kelompok terbang tiba di tanah air sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com