RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG — Pos Gunung Api (PGA) melaporkan Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.600 meter pada Rabu pagi pukul 09.36 WIB.
“Telah terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 09.36 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.600 meter di atas puncak gunung,” kata petugas PGA Ahmad Rifandi di Padang, Rabu.
Merujuk laporan Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) setempat, kolom abu vulkanik terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang mengarah ke timur laut. Letusan ini tercatat pada seismogram memiliki amplitudo maksimum 28,6 mm dengan durasi gempa letusan sekitar 31 detik .
“Erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat,” kata Ahmad Rifandi.
Saat ini Gunung Marapi masih berstatus Waspada atau Level II. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi antara lain melarang masyarakat, wisatawan, atau pengunjung berkegiatan di dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).
PVMBG juga mengingatkan ancaman potensi lahar dingin, terutama bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Marapi.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan, khususnya di tengah cuaca hujan. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk selalu menggunakan masker sebagai pelindung pernapasan jika terpapar hujan abu, guna menghindari risiko kesehatan yang lebih serius.
PGA dan PVMBG secara konsisten memberikan peringatan mengenai akumulasi material vulkanik hasil erupsi yang dapat memicu aliran udara. Kondisi tersebut sewaktu-waktu berpotensi menimbulkan bencana banjir lahar dingin bagi wilayah di sekitarnya.

