Menaker Tekankan Peningkatan Mutu dan Kemudahan Akses Layanan Ketenagakerjaan

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA  Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya peningkatan mutu serta kemudahan akses layanan publik di Kementerian Ketenagakerjaan agar semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Yassierli menyebutkan bahwa sejumlah layanan seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), pelatihan kerja, dan pasar kerja menjadi prioritas utama, sehingga para pekerja dapat merasakan manfaat layanan secara maksimal.

Ia menegaskan, layanan tersebut harus tersedia secara cepat, mudah, dan responsif karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Untuk itu, peningkatan kualitas layanan menjadi perhatian serius di seluruh jajaran Kemnaker.

“Saya ingin tidak ada layanan yang bermasalah. Memang situasinya tidak mudah, tetapi saya tidak ingin masih ada layanan atau aplikasi yang terganggu, mengalami down, maupun kontak informasi yang sulit dihubungi,” ujar Menaker.

Ia menilai bahwa gangguan dalam layanan publik tidak hanya menjadi persoalan teknis semata, tetapi juga dapat berdampak langsung pada akses masyarakat terhadap perlindungan serta berbagai program ketenagakerjaan.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi tekanan, ia menegaskan bahwa negara harus hadir melalui layanan yang andal dan mudah diakses oleh masyarakat.

Karena itu, Yassierli meminta seluruh unit kerja di lingkungan Kemnaker untuk memperkuat koordinasi serta membenahi mekanisme kerja internal, agar pelayanan kepada masyarakat tidak berjalan secara terpisah.

Ia juga menekankan bahwa satu layanan publik biasanya bergantung pada dukungan banyak unit, sehingga upaya perbaikan harus dilakukan secara terpadu.

“Kita perkuat kementerian ini sebagai nice place to grow. Pascalebaran, kita perkuat kerja sama. Satu layanan didukung oleh banyak unit kerja, sehingga saya berharap hal-hal ini menjadi modal kita,” ujarnya.

Selain memperkuat koordinasi, Menaker Yassierli juga mendorong penerapan pola kerja yang lebih efisien, berwawasan lingkungan, serta hemat energi.

Ia menilai, pembenahan internal perlu terus dilakukan seiring dinamika tantangan global yang kian berubah, mulai dari tekanan ekonomi hingga krisis energi di berbagai negara.

Menurut Yassierli, kondisi tersebut harus menjadi pengingat agar kualitas layanan publik tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan.

“Sebaliknya, Kemnaker harus memastikan masyarakat, terutama pekerja dan pencari kerja, tetap bisa mengakses layanan secara cepat, pasti, dan tanpa hambatan,” katanya.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: antaranews.com