Operasional Bandara Di AS Kacau Imbas “Shutdown” Departemen Keamanan

RESPONRADIO.COM PADANG│WASHINGTONG  Bandara-bandara di Amerika Serikat dirundung kekacauan akibat penghentian sebagian operasional (“shutdown”) pemerintah, yang menyebabkan antrean pemeriksaan keamanan berjam-jam dan penundaan penerbangan di mana-mana.

“Bandara dari ujung ke ujung AS mengalami penundaan besar, antrean keamanan BERJAM-JAM, dan penerbangan yang terlewat,” kata Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) melalui media sosial X, Minggu.

“Shutdown” pemerintah yang berdampak pada DHS tersebut telah berlangsung selama 40 hari lebih, dengan Dinas Administrasi Keamanan Transportasi (TSA), yang merupakan bagian DHS, terdampak paling keras. Karyawan TSA dilaporkan tak kunjung digaji selama berminggu-minggu.

Kondisi tersebut mengakibatkan mayoritas personel TSA absen dari tugas, yang memicu terjadinya antrean panjang yang tidak terhindarkan pada pos pemeriksaan keamanan di sejumlah bandara.

“Tanggung jawab kekacauan ini ada di pundak orang-orang Partai Demokrat,” kata DHS.

Mengingat situasi yang berlangsung, Presiden AS Donald Trump di hari yang sama mengumumkan akan mengerahkan agen-agen Dinas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) untuk meningkatkan pengamanan di bandara-bandara AS mulai 23 Maret.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: antaranews.com