Gerak Cepat PMI Jaksel: Huntap Segera Dibangun untuk Warga Agam yang Tak Terdata

RESPONRADIO.COM PADANG│KABUPATEN AGAM  Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan menyiapkan dan segera membangun 14 unit hunian tetap (huntap) bagi warga Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) yang belum terdata sebagai calon penerima manfaat.

“Insyallah jika Allah izinkan 14 unit huntap akan dibangun PMI Jakarta Selatan bagi warga Malalak khususnya di Nagari Toboh,” kata Koordinator Lapangan PMI Provinsi Sumbar untuk perwakilan Kecamatan Malalak Ahmad Jais di Kabupaten Agam, Selasa.

Ahmad Jais menjelaskan bahwa belasan perumahan tetap (huntap) tersebut dialokasikan bagi warga yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan dari pihak lain. Inisiatif sosial ini diterapkan guna mencegah terjadinya duplikasi data dengan program perumahan sementara (huntara), baik yang dikelola oleh pemerintah maupun sektor swasta.

Selain itu, PMI akan memprioritaskan pemberian huntap kepada keluarga yang mempunyai balita, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia atau lansia serta penyandang disabilitas.

Untuk mendapatkan huntap tersebut, PMI mensyaratkan agar dibangun di tanah milik calon penerima demi menghindari konflik di kemudian hari. Kemudian, PMI juga menargetkan calon penerima manfaat bisa menempati huntap selama empat tahun agar selama kurun waktu itu mereka kembali pulih secara ekonomi.

“Harapan kita dengan menetap 4 hingga 5 tahun di huntap mereka bisa menabung untuk membangun tempat tinggal yang lebih baik lagi,” harap dia.

PMI berencana membangun perumahan tetap (huntap) berukuran 4X6 meter yang dilengkapi dengan dua kamar tidur. Bangunan ini menggunakan konstruksi rangka jaringan, dinding berbahan fiber semen papan (papan semen serat kaca), serta fasilitas sanitasi MCK yang memadai.

PMI dijadwalkan memulai proses pembangunan pada tanggal 3 Februari 2026. Sebagai langkah awal, tim PMI Jakarta Selatan telah melakukan peninjauan lapangan ke Kabupaten Agam untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan.

 

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com