Pentingnya Asupan Serat untuk Kesehatan Pencernaan dan Regulasi Emosi Anak

RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG — Pakar kesehatan masyarakat, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK., menegaskan bahwa kecukupan asupan serat berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan anak sekaligus mendukung tumbuh kembang yang optimal. Dalam diskusi bertajuk “Pencernaan Sehat, Kecerdasan Anak Optimal” di Jakarta, Kamis (8/10), ia menjelaskan bahwa serat membantu bakteri baik di saluran cerna bekerja dengan baik karena menjadi sumber energi bagi mikroorganisme tersebut.

Kebutuhan serat anak dapat dipenuhi melalui makanan alami, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Namun, pemenuhan kebutuhan tersebut kerap menjadi tantangan, terutama pada anak balita yang cenderung sulit mengonsumsi sayur dan buah. Sebagai alternatif, asupan serat juga dapat diperoleh dari produk pangan yang diperkaya inulin, fruktooligosakarida (FOS), dan galakto-oligosakarida (GOS).

Ray, yang juga menginisiasi Gut and Immunity Council di Indonesia, menjelaskan bahwa serat tambahan seperti inulin, FOS, dan GOS dapat membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Proses tersebut mendorong produksi short-chain fatty acids (SCFA), yaitu asam lemak rantai pendek yang bermanfaat bagi kesehatan usus. Kecukupan serat juga membantu menjaga fungsi pencernaan dan mengurangi risiko gangguan seperti kolik, perubahan konsistensi tinja, serta konstipasi.

Selain berpengaruh terhadap kesehatan fisik, kondisi pencernaan juga berkaitan dengan regulasi emosi anak melalui komunikasi antara usus dan otak. Gangguan pencernaan dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan berpotensi berkaitan dengan perubahan perilaku, seperti mudah marah, cemas, atau mengalami tantrum. Karena itu, orang tua diimbau memastikan kebutuhan serat harian anak terpenuhi melalui makanan bergizi seimbang guna mendukung kesehatan pencernaan dan kesejahteraan anak secara menyeluruh.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com