Istana bantah isu pengunduran diri Menteri Keuangan

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa tidak ada rencana pemerintah untuk mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menyusul munculnya isu yang menyebutkan kemungkinan pengunduran diri pejabat tersebut.

Saat memberikan keterangan kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, Prasetyo menegaskan bahwa kabar mengenai pergantian Menteri Keuangan tidak benar. Menurutnya, pemerintah saat ini lebih memusatkan perhatian pada penguatan koordinasi antarlembaga ekonomi guna menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Prasetyo menjelaskan bahwa tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia membutuhkan kerja sama yang erat antara berbagai institusi terkait. Karena itu, pemerintah menilai sinergi antarlembaga jauh lebih penting dibandingkan membahas isu pergantian pejabat di kabinet.

Ia menyebut koordinasi yang intens terus dilakukan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai koordinator utama. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas sektor ekonomi dan keuangan nasional.

Lebih lanjut, Prasetyo kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada agenda maupun rencana terkait pergantian Menteri Keuangan. Pemerintah, kata dia, tetap fokus menjalankan tugas dan memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga telah membantah kabar yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari jabatannya. Saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, Purbaya menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Isu pengunduran diri itu mencuat setelah Purbaya menghadiri Rapat Paripurna DPR RI yang membahas revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Namun, baik pemerintah maupun Purbaya telah memastikan bahwa rumor tersebut tidak berdasar.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com