Kerusuhan Pecah di Belfast, Rumah dan Mobil Dibakar Massa Usai Penusukan Horor

RESPONRADIO.COM PADANG│BELFAST  Kerusuhan besar terjadi di sejumlah kawasan di Belfast, Irlandia Utara, setelah insiden percobaan pembunuhan dengan senjata tajam yang terjadi sehari sebelumnya. Amarah massa memicu aksi vandalisme dan kekerasan, termasuk pembakaran rumah warga, perusakan fasilitas umum, serta penyerangan terhadap sejumlah toko yang dimiliki oleh imigran.

Di wilayah Crumlin Road, Belfast Utara, dan Lendrick Street, Belfast Timur, beberapa rumah dan kendaraan dilaporkan rusak akibat dibakar. Untuk mengendalikan keadaan, pihak kepolisian, petugas pemadam kebakaran, dan layanan ambulans dikerahkan dalam jumlah besar. Sebuah usaha pangkas rambut milik warga Turki di Ballyclare juga menjadi sasaran amuk massa, dengan bagian jendela dan pintu depan mengalami kerusakan.

Anggota parlemen Belfast Utara dari partai Sinn Féin, John Finucane, mengecam keras kerusuhan tersebut. Ia menyatakan bahwa kemarahan publik atas percobaan pembunuhan memang dapat dipahami, namun tindakan menyerang rumah warga, membakar kendaraan, dan merusak lingkungan tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, tidak seorang pun berhak menebar ketakutan atau meneror keluarga yang tidak bersalah.

Seruan serupa disampaikan oleh Menteri Kehakiman Irlandia Utara, Naomi Long. Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi dan menegaskan bahwa aksi kelompok bermasker yang melakukan intimidasi serta perusakan hanya akan memperburuk situasi. Long mengakui adanya kekhawatiran publik pascaserangan di Belfast Utara, namun menekankan bahwa kebencian tidak boleh menjadi respons atas peristiwa tersebut.

Kerusuhan dan aksi protes dilaporkan mulai merembet ke sejumlah wilayah lain di Britania Raya. Sejumlah demonstran terlihat berkumpul di pusat kota Glasgow dan kawasan St Andrew’s Square di Edinburgh. Sementara itu, aparat keamanan di Southampton meningkatkan kewaspadaan setelah massa mulai berkumpul di sekitar Hotel Highfield House. Para pejabat dan tokoh masyarakat setempat terus mengimbau agar aksi kekerasan segera dihentikan sehingga perhatian dapat difokuskan pada penanganan korban insiden penusukan dan pemulihan situasi keamanan.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com