KSP Bantu BGN Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menggelar audiensi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/6). Pertemuan tersebut membahas evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan fokus pada ketepatan sasaran penerima manfaat dan peningkatan standar operasional dapur layanan.

Dalam audiensi yang turut dihadiri Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Trenggono, Dudung menekankan pentingnya peninjauan kembali sasaran penerima bantuan. Langkah tersebut dilakukan setelah ditemukan sejumlah kasus di lapangan yang menunjukkan program belum berjalan optimal di beberapa wilayah.

Dudung mengungkapkan bahwa hasil pemantauan menunjukkan makanan bergizi yang dibagikan di beberapa sekolah dengan mayoritas siswa dari keluarga ekonomi menengah tidak selalu dikonsumsi. Karena itu, KSP dan BGN sepakat melakukan verifikasi serta validasi ulang data penerima manfaat agar bantuan dapat tersalurkan secara lebih tepat sasaran dan efektif.

Menurutnya, refocusing program diperlukan agar anggaran negara yang dialokasikan untuk MBG benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok yang membutuhkan. Selain mengevaluasi data penerima, pemerintah juga menaruh perhatian pada kualitas operasional dapur yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam pembahasan tersebut, BGN berencana melakukan penataan ulang terhadap SPPG yang telah beroperasi. Langkah itu meliputi pemeriksaan kepatuhan terhadap standar operasional, verifikasi jumlah penerima manfaat di setiap lokasi layanan, serta penyesuaian kontrak kerja sama dengan mitra penyelenggara.

Dudung juga mengungkap adanya ketidaksesuaian antara target dalam kontrak dan kondisi di lapangan. Ia mencontohkan beberapa SPPG yang diproyeksikan melayani hingga 3.000 penerima manfaat, namun jumlah aktual yang dilayani ternyata lebih rendah. Temuan tersebut akan dievaluasi kembali untuk menyesuaikan ketentuan insentif dan pelaksanaan program.

Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, KSP menyatakan siap mendukung BGN melalui pemantauan langsung ke berbagai daerah. Pengawasan akan difokuskan pada kesiapan operasional dapur, kepatuhan terhadap standar yang berlaku, serta kesesuaian data penerima manfaat.

Melalui kolaborasi antara KSP dan BGN, pemerintah berharap pelaksanaan program MBG dapat semakin efektif, meminimalkan potensi pemborosan anggaran, serta memastikan bantuan pangan bergizi diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dengan kualitas layanan yang tetap terjaga.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com