Pemerintah Perkuat Perangi Karhutla, 100 Pompa Air dan 5.334 Personel Dikerahkan Lengkapi Upaya Modifikasi Cuaca

RESPONRADIO.COM PADANG│KALIMANTAN TIMUR —Pemerintah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur dengan menyalurkan 100 unit pompa air ke sejumlah wilayah terdampak. Bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah cepat menghadapi ancaman Karhutla yang masih meluas di berbagai daerah.

Panglima Kogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar mengatakan bantuan pompa merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk mempercepat pemadaman sekaligus melindungi masyarakat dan sektor pertanian. Dari 100 unit yang disiapkan, sebanyak 25 unit berasal dari Kementerian Pertahanan dan 75 unit lainnya dari Kementerian Pertanian.

Pada tahap awal, 39 unit pompa beserta perlengkapannya telah tiba di Base Ops Lanud Dhomber, Balikpapan, menggunakan pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 33 Lanud Hasanuddin, Makassar. Bantuan tersebut memiliki berat sekitar 12,9 ton dan selanjutnya akan didistribusikan berdasarkan jumlah titik panas, kondisi wilayah, serta dampak terhadap kawasan pertanian.

Berdasarkan data Kogabwilhan II, terdapat 1.082 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Kaltim. Kutai Timur menjadi daerah dengan hotspot terbanyak, yakni 276 titik, disusul Penajam Paser Utara 160 titik dan Kutai Kartanegara 141 titik.

Selain bantuan peralatan, sebanyak 5.334 personel TNI dikerahkan di bawah koordinasi Kodam VI/Mulawarman untuk memperkuat penanganan Karhutla. Pemerintah juga menekankan pentingnya pencegahan, khususnya dengan melarang pembukaan lahan menggunakan metode pembakaran. Tindakan tegas akan diberikan kepada pihak yang sengaja membakar lahan hingga menyebabkan bencana.

Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah turut menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang terdapat titik panas. Sementara itu, BPBD Kaltim akan menentukan distribusi pompa berdasarkan tingkat kebutuhan daerah dengan memprioritaskan wilayah seperti Paser, Berau, dan Kutai Barat.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan mengapresiasi dukungan TNI dan Polri dalam memperkuat Satgas Karhutla. Menurutnya, sinergi seluruh pihak diperlukan agar pemadaman dapat dilakukan lebih cepat dan penyebaran api bisa dicegah. Pemerintah berharap kombinasi bantuan peralatan, pengerahan personel, modifikasi cuaca, dan langkah pencegahan mampu menekan dampak Karhutla terhadap lingkungan, masyarakat, serta sektor pertanian.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com