RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi lima pengusaha besar Indonesia di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2/2026) malam. Prabowo menyerap berbagai masukan dari para pelaku usaha terkait tantangan dan peluang ekonomi.
Atas inisiatif para pelaku usaha, audiensi ini digelar sebagai wadah diskusi langsung dengan Prabowo. Pertemuan tersebut dihadiri oleh lima tokoh bisnis nasional, di antaranya Prajogo Pangestu (Barito Pacific), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas), Boy Thohir (Adaro), serta Sugianto Kusuma alias Aguan (Agung Sedayu Group).
Prabowo juga menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha melalui semangat Indonesia Incorporated, untuk memperkuat daya saing nasional dan mempercepat pembangunan.
“Pembangunan industri harus berdampak langsung bagi rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian bangsa,” kata Prabowo dikutip dari siaran pers, Rabu (11/6/2026).
Prabowo turut mengimbau para pemimpin bisnis untuk mempererat kolaborasi dalam memperbanyak lapangan kerja, memperkokoh sektor riil, serta memberikan dukungan penuh bagi UMKM sebagai pilar utama ekonomi nasional.
Merespons hal itu, para pengusaha berkomitmen mendukung penuh kebijakan pemerintah, terutama dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan gizi serta pendidikan anak, dan pembangunan industri nasional.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat gotong royong sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Audiensi berlangsung selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.
Pertemuan malam itu tidak hanya menjadi forum diskusi strategis. Namun juga ajang silaturahmi untuk menyamakan langkah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sebelumnya, Prabowo menerima audiensi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Senin (9/2/2026) malam.
Prabowo menekankan pentingnya sektor industri memberikan manfaat nyata bagi rakyat serta menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.
Berdasarkan siaran pers dari Badan Komunikasi Pemerintah, pertemuan yang berlangsung sejak pukul 18.50 WIB hingga 22.00 WIB itu berjalan hangat dan penuh semangat kebersamaan. Total ada 22 pengusaha yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Selama kurang lebih tiga jam, Prabowo dan para pengusaha berdiskusi serta bertukar pandangan terkait kondisi ekonomi nasional dan tantangan dunia usaha ke depan.
Prabowo mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi pelaku usaha, termasuk pandangan mereka mengenai arah kebijakan ekonomi nasional.
Melalui semangat Indonesia Incorporated, Prabowo mengajak pemerintah dan pelaku usaha untuk bersatu. Sinergi ini diharapkan mampu mendongkrak daya saing nasional dan memastikan pembangunan ekonomi berjalan lebih cepat.
“Pembangunan industri harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan memperkuat kemandirian bangsa,” kata Prabowo, Selasa (10/2/2026).
Lebih lanjut, Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil.
Adapun 22 pengusaha APINDO yang hadir antara lain Sofjan Wanandi, Sudamek, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, Soegianto Nagaria, Lindrawati Widjojo, Hendra Widjaja, Budiarsa Sastrawinata, Ronald Walla, Adhi Lukman, Raymond Gunawan, Dedy Rochimat, Kris Adidarma, Leo Julianto Sutedja, dan Harry Lukminto.

