Sumbar Bangkit! Kemnaker Salurkan Rp30,3 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Warga Pascabencana

RESPONRADIO.COM  PADANG│JAKARTA   Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan total senilai Rp30,3 miliar untuk pemulihan ekonomi warga terdampak bencana di Sumatera Barat.

Menaker Yassierli menyatakan di Istanbul, Turki, bahwa bantuan tersebut menjadi landasan utama bagi pemulihan ekonomi serta penguatan kemampuan kerja masyarakat setelah terdampak bencana.

“Bantuan ini merupakan lanjutan dari aksi tanggap darurat kita. Akhir Desember lalu relawan Kemnaker Peduli sudah bergerak dengan dapur umum dan logistik. Sekarang, kita masuk ke fase yang lebih krusial, yaitu pemulihan ekonomi,” kata Yassierli.

Bantuan produktif dengan total nilai Rp30,3 miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan lima unit Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), penyediaan paket Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi bagi 5.008 warga, serta pelaksanaan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) yang menyasar 100 orang.

Lebih lanjutnya, ada juga 20 paket Padat Karya serta bantuan tunai untuk 125 orang terdampak dan pembangunan dua unit sumur bor serta mesin air.

Untuk mempercepat mitigasi di Pulau Sumatera, Menaker menegaskan bahwa seluruh Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) di Pulau Sumatera telah dikerahkan. Balai-balai di Padang, Medan, hingga Banda Aceh menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat.

“Fase pemulihan ini tidak sebentar lagi. Harapan perekonomian kita segera pulih dan masyarakat kembali berdaya,” ujar Yassierli.

Menaker menilai, pemulihan pascabencana membutuhkan kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak.

Beliau menghimbau seluruh elemen strategi—mulai dari pemerintah daerah dan sektor swasta hingga lembaga pelatihan dan masyarakat—untuk berkolaborasi dalam mempercepat pemulihan serta pengembangan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Barat.

“Pemulihan pascabencana adalah kerja bersama. Keberhasilan program recovery ini sangat ditentukan oleh sinergi kita bersama,” kata Yassierli.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com