RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) menyediakan kanal komunikasi khusus bagi guru untuk menyampaikan keluhan, masukan, temuan, maupun pengaduan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan keterbukaan dan keterlibatan masyarakat dalam program peningkatan kualitas gizi nasional.
Kepala BGN Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, mengatakan guru dapat menyampaikan berbagai informasi mengenai pelaksanaan MBG melalui alamat email saluran_gurupicMBG@bgn.go.id. Menurutnya, kanal tersebut disiapkan agar guru memiliki akses langsung untuk menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan selama program berlangsung.
Ia menilai peran guru sangat penting karena mereka berada langsung di lingkungan sekolah dan berinteraksi dengan para peserta didik. Informasi dari guru diharapkan dapat membantu BGN mengetahui kondisi pelaksanaan MBG di lapangan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
Mas Dar menegaskan BGN terbuka terhadap berbagai bentuk masukan, mulai dari kritik, keluhan hingga pengaduan yang berkaitan dengan program tersebut. Setiap informasi yang diterima akan menjadi bahan perhatian dan ditindaklanjuti secara bertahap sebagai bagian dari upaya memperbaiki pelaksanaan MBG.
Selain memperkuat pengawasan, keterlibatan guru juga diarahkan untuk memastikan program berjalan sesuai standar, terutama dalam hal keamanan pangan. Guru diharapkan dapat ikut mengawal pelaksanaan MBG di sekolah sekaligus menjadi penghubung antara kondisi yang terjadi di lapangan dengan langkah perbaikan yang dilakukan pemerintah.
Upaya memperkuat peran guru tersebut turut diwujudkan melalui kegiatan Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru yang digelar BGN bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Rabu. Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi mengenai pentingnya gizi dan keamanan pangan dalam mendukung pelaksanaan MBG.
Pada tahap awal, program tersebut menyasar 53.831 guru dan tenaga kependidikan di DKI Jakarta, 492.944 orang di Jawa Barat, serta 111.525 orang di Banten. Total sasaran awal mencapai 658.300 orang.
BGN menargetkan jangkauan program literasi tersebut terus diperluas hingga mencakup sekitar 3,5 juta guru di seluruh Indonesia. Perluasan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, partisipasi, serta pengawasan guru terhadap pelaksanaan MBG sehingga kualitas layanan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

