RESPONRADIO.COM PADANG│FIFA — Perjalanan tim nasional Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat setelah kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar di Stadion MetLife, Senin (6/7). Meski mencatat hasil terburuk dalam 36 tahun terakhir, pelatih Carlo Ancelotti memastikan tetap melanjutkan tugasnya bersama Selecao.
Kekalahan tersebut menjadi catatan pahit bagi Brasil karena untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1990 mereka gagal melangkah melewati babak 16 besar. Ancelotti yang kini berusia 67 tahun menepis isu pengunduran diri dan menegaskan akan menghormati kontraknya yang berlaku hingga Piala Dunia 2030.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, mantan pelatih Real Madrid itu menilai kegagalan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan timnas Brasil. Menurutnya, skuad yang dimiliki saat ini masih memiliki kualitas untuk kembali bersaing di level tertinggi pada masa mendatang.
“Saya tidak berpikir ini adalah akhir. Saya pikir ini adalah awal dari sebuah siklus baru. Saya rasa dengan skuad yang dimiliki, Brasil bisa bersaing hingga akhir Piala Dunia ini, bahkan dengan mempertimbangkan apa yang terjadi pada pertandingan hari ini,” ujar Ancelotti, seperti dikutip France24.
Ia mengatakan kekalahan di New Jersey akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performa tim. Ancelotti berkomitmen terus mengembangkan strategi dan menghadirkan pendekatan baru demi mengembalikan prestasi Brasil di pentas sepak bola dunia.
“Apa yang akan kami lakukan adalah terus bekerja keras untuk tim nasional, terus mencoba meningkatkan diri dan menemukan ide-ide baru. Kami akan menggunakan ini sebagai bahan bakar untuk melangkah maju,” katanya.
Laga berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Brasil sebenarnya berpeluang unggul lebih dulu melalui tendangan penalti, tetapi Bruno Guimaraes gagal memanfaatkan kesempatan tersebut setelah eksekusinya tidak mampu membobol gawang Norwegia.
Kegagalan itu dimanfaatkan Norwegia dengan baik. Erling Haaland menjadi bintang kemenangan timnya setelah mencetak dua gol, sementara Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat penalti Neymar pada masa injury time.
Hasil tersebut memastikan Norwegia melangkah ke babak perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Sebaliknya, Brasil harus mengakhiri perjuangannya lebih awal, meski sejumlah pemain, termasuk Vinicius Junior, tampil menjanjikan sepanjang turnamen.

