RESPONRADIO.COM PADANG│SHANGHAI — World Expo of Packaging Industry-Southeast Asia 2026 kembali digelar pada 27–29 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Indonesia. Pameran yang diselenggarakan oleh RX ini memasuki penyelenggaraan kedua setelah sukses menarik perhatian pelaku industri dan membuka peluang baru bagi perkembangan sektor kemasan di Asia Tenggara pada tahun sebelumnya.
Pada tahun ini, ajang tersebut hadir dengan skala yang lebih luas serta kolaborasi yang semakin besar. World Expo of Packaging Industry-Southeast Asia akan berkolaborasi dengan Paper Chain Expo, Pack Plus, dan Bakery ASEAN guna menghadirkan platform perdagangan internasional yang mencakup seluruh rantai industri, mulai dari bahan baku, manufaktur mesin, proses pengemasan, hingga aplikasi produk akhir. Pameran ini akan menempati area lebih dari 22.000 meter persegi dan diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan industri antara Tiongkok dan Asia Tenggara.
Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia kini semakin strategis sebagai pusat manufaktur dan tujuan investasi asing di kawasan. Pertumbuhan sektor e-commerce, layanan pesan antar makanan, industri makanan dan minuman, hingga farmasi turut mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap kemasan kertas, kemasan ramah lingkungan, dan teknologi kemasan pintar. Dengan populasi ASEAN yang mencapai lebih dari 600 juta jiwa, Indonesia memainkan peran penting dalam industri kemasan regional maupun global.
World Expo of Packaging Industry-Southeast Asia 2026 juga terus memperkuat pasar Indonesia sejalan dengan strategi kerja sama industri Tiongkok–ASEAN. Penyelenggara kembali bekerja sama dengan berbagai asosiasi industri, termasuk Asosiasi Kotak Karton Gelombang Indonesia (AKKGI), serta memanfaatkan jaringan asosiasi kemasan, kertas, dan percetakan dari sejumlah negara untuk memperluas pengaruh internasional pameran tersebut. AKKGI dijadwalkan mengerahkan seluruh anggotanya untuk menghadiri acara sekaligus menggelar Konvensi Tahunan dan Gala Dinner 2026 yang diperkirakan diikuti sekitar 500 pelaku industri dan pembeli potensial guna memperluas jaringan bisnis.
Skala pameran tahun ini juga mengalami peningkatan signifikan dengan total area lebih dari 22.000 meter persegi. Melalui sinergi bersama Paper Chain Expo dan Pack Plus, ajang ini akan menghadirkan platform terpadu yang menampilkan berbagai segmen industri, mulai dari bahan baku kertas dan bahan kimia, mesin pengemasan dan percetakan, material ramah lingkungan, solusi manufaktur cerdas, hingga aplikasi produk akhir.
Dari sisi business matching, World Expo of Packaging Industry-Southeast Asia tetap mengedepankan pendekatan yang lebih terarah melalui undangan pembeli khusus, program one-on-one business matching, serta Targeted Attendee Program (TAP). Program tersebut dirancang untuk mempertemukan pengambil keputusan pembelian, pemilik merek, dan distributor utama di Asia Tenggara. Penyelenggara memperkirakan lebih dari 25.000 calon pembeli berkualitas akan hadir sehingga peserta memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar ke Asia Tenggara maupun internasional.
Selain menyoroti isu strategis industri, World Expo of Packaging Industry-Southeast Asia 2026 juga akan menghadirkan berbagai forum dan kegiatan tematik. Sejumlah topik yang dibahas mencakup masa depan industri kemasan Asia Tenggara yang berkelanjutan dan berbasis teknologi, manufaktur hijau, standardisasi kemasan halal dan rantai pasok hijau, kemasan pintar dan pabrik digital, kemasan untuk layanan pesan antar dan makanan siap saji, inovasi material serta teknologi percetakan, hingga perkembangan aplikasi pulp molding dan wadah makanan berbahan kertas. Beragam sesi tersebut diharapkan menjadi sarana pertukaran informasi sekaligus pengembangan bisnis bagi peserta dan pengunjung profesional.
Penyelenggara menegaskan bahwa World Expo of Packaging Industry-Southeast Asia 2026 tidak hanya memperluas skala penyelenggaraan, tetapi juga menunjukkan komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem industri kemasan Asia Tenggara yang lebih terintegrasi dan kolaboratif.
Pelaku industri global dijadwalkan kembali berkumpul di Jakarta International Expo (JIEXPO), Indonesia, pada 27–29 Agustus 2026 mendatang.

