PMI Perkuat Kolaborasi Regional Penanggulangan Bencana Lewat ACE-LEDMP

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA  Palang Merah Indonesia (PMI) memperkuat kerja sama regional dalam penanggulangan bencana melalui program ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on disaster management Executive – Leadership in Emergency and Disaster Management Programme (ACE-LEDMP).

Sekretaris Jenderal PMI, A.M. Fachir, di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa dalam rangkaian kegiatan tersebut PMI menerima kunjungan 22 staf National Disaster Management Organisations (NDMOs) dari sembilan negara ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Ia menjelaskan, para peserta yang memiliki pengalaman kerja 3–5 tahun mengikuti sesi pembelajaran langsung guna memahami peran dan kapasitas PMI sebagai bagian dari Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Dalam kegiatan tersebut, PMI berbagi pengalaman mengenai cara kerja organisasi dari tingkat lokal hingga nasional, termasuk kemampuan dalam merespons bencana, membangun kepercayaan, serta berkolaborasi dengan masyarakat dan relawan.

Menurut Fachir, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk saling berbagi praktik terbaik sekaligus memperkuat jejaring kemanusiaan di kawasan. Ia menegaskan bahwa PMI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam penanggulangan bencana, dan berharap para peserta dapat bertukar pengalaman terkait implementasi peran tersebut di negara masing-masing.

Pada kesempatan yang sama, Regional Director IFRC Asia Pacific Regional Office, Alexander Matheou, menekankan pentingnya kolaborasi dalam membantu masyarakat saat terjadi krisis. Menurutnya, skala krisis sering kali melampaui kapasitas satu organisasi, sehingga sinergi antara pemerintah, masyarakat, LSM, dan Palang Merah menjadi kunci dalam memberikan respons yang efektif.

Program ACE-LEDMP 2026 sendiri berlangsung pada 30 April hingga 1 Mei 2026 di Jakarta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman peserta terhadap sistem kemanusiaan internasional serta memperkuat koordinasi lintas negara dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: antaranews.com