RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG PANJANG — Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Institut Seni Indonesia Padang Panjang berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Ujian yang digelar pada 21–30 April 2026 tersebut mengedepankan prinsip transparansi dan keadilan, sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Rektor ISI Padang Panjang, Febri Yulika, menyampaikan bahwa jumlah peserta UTBK-SNBT tahun ini mencapai 4.282 orang. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak kampus tersebut dipercaya sebagai pusat UTBK untuk kesepuluh kalinya.
Ia menjelaskan bahwa di Sumatera Barat terdapat tiga pusat UTBK-SNBT, dan ISI Padang Panjang menjadi salah satunya. Secara keseluruhan, pelaksanaan ujian dinilai berjalan sesuai standar, aman, tertib, serta tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keadilan.
Ia menjelaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara matang, mulai dari pembentukan manajemen kepanitiaan, penyediaan sarana dan prasarana, hingga uji coba sistem yang terintegrasi dengan panitia pusat. Selain itu, pembekalan juga diberikan kepada pengawas, admin server, teknisi, serta petugas keamanan yang bekerja sama dengan Polres Padang Panjang.
Pelaksanaan UTBK-SNBT didukung oleh 10 laboratorium komputer berstandar nasional yang tersebar di tiga gedung utama, dengan total 220 unit komputer, termasuk perangkat cadangan dan komputer khusus pengawas di setiap ruang ujian.
Untuk meningkatkan kenyamanan, pihak kampus menyediakan fasilitas WiFi gratis bagi peserta maupun keluarga yang menunggu. Peserta juga diminta mengisi survei usai ujian sebagai bahan evaluasi langsung oleh panitia pusat.
Dalam hal pengawasan, panitia menerapkan pemeriksaan ketat menggunakan metal detector guna mencegah kecurangan, termasuk praktik perjokian. Selain itu, sistem penjadwalan baru—di mana peserta baru mengetahui jadwal ujian lima hari sebelum pelaksanaan—diterapkan sebagai langkah mitigasi tambahan.
Febri Yulika menambahkan, terdapat enam peserta yang sempat terindikasi anomali oleh panitia pusat. Namun, setelah dilakukan verifikasi, tidak ditemukan pelanggaran berarti dalam pelaksanaan ujian di Institut Seni Indonesia Padang Panjang.
Selama ujian berlangsung, hanya satu peserta yang mengalami serangan panik dan telah ditangani dengan cepat oleh tim medis yang siaga setiap hari.
Ia juga menyebutkan bahwa tingkat kehadiran peserta mencapai 97,33 persen, dan secara keseluruhan pelaksanaan ujian berjalan tanpa kendala berarti.
Pengumuman hasil UTBK-SNBT dijadwalkan pada 25 Mei 2026. Bagi peserta yang belum berhasil, masih tersedia kesempatan melalui jalur SMMPTN-Barat yang akan dibuka mulai 4 Mei 2026 secara daring, dengan jadwal ujian pada 17–24 Juni dan pengumuman hasil pada 30 Juni 2026.
Rektor ISI Padang Panjang turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan, termasuk Pemerintah Kota Padang Panjang, tenaga kesehatan, aparat keamanan, PLN, serta seluruh panitia yang terlibat.
Sebelumnya, pelaksanaan UTBK-SNBT di ISI Padang Panjang mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 4.282 orang.

