RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG PANJANG — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Padang Panjang memperkuat program pembinaan bagi warga binaan melalui kegiatan penebaran bibit ikan lele di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Padang Panjang pada Senin.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar, Kunrat Kasmiri, menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembinaan yang efektif. Ia menyebut kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Menurutnya, pihaknya terus mengembangkan berbagai bentuk pembinaan, baik dari sisi kepribadian maupun keterampilan. Program keagamaan seperti pesantren juga menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.
Kunrat turut mengingatkan warga binaan untuk memanfaatkan masa pembinaan dengan sebaik mungkin dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu. Ia berharap pengalaman yang dijalani dapat menjadi pelajaran berharga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.
Ia menambahkan, kegiatan budidaya lele tidak hanya mendukung ketahanan pangan di lingkungan rutan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas.
Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian warga binaan melalui aktivitas produktif. Ia menegaskan bahwa masa pembinaan bukanlah akhir, melainkan awal untuk memperbaiki diri dan menata masa depan.
Hendri juga memberikan apresiasi kepada jajaran Rutan Kelas IIB Padang Panjang yang dinilai telah menjalankan pembinaan dengan baik, termasuk dalam membekali warga binaan dengan berbagai keterampilan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Mardiansyah, Asisten Pemerintahan Setdako I Putu Venda, Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang Novri Abbas, para kepala OPD, serta jajaran Kanwil Ditjenpas Sumbar.

