RESPONRADIO.COM PADANG│SAWAHLUNTO — Polres Sawahlunto, Sumatera Barat, memanfaatkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai sarana pembinaan bagi para pelajar terkait bahaya penyalahgunaan narkotika, judi daring, serta berbagai bentuk kenakalan remaja. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan sejak dimulainya tahun ajaran baru.
Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, di Sawahlunto, Rabu, menjelaskan bahwa MPLS dipilih karena menjadi momen bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah dan menyesuaikan diri. Menurutnya, masa tersebut sangat tepat untuk menanamkan pemahaman mengenai berbagai ancaman yang dapat menghambat perkembangan peserta didik.
Pada tahun ini, kegiatan pembinaan telah dilaksanakan di SMK Negeri 2 Sawahlunto dan SMA Negeri 2 Sawahlunto. Satbinmas Polres Sawahlunto memberikan sosialisasi mengenai bahaya judi online kepada siswa SMK Negeri 2, sementara Satresnarkoba menyampaikan materi tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika kepada siswa SMA Negeri 2. Kegiatan berlangsung melalui penyampaian materi dan sesi diskusi bersama para pelajar.
Kapolres juga mengimbau wali kelas dan guru bimbingan konseling (BK) agar lebih peka terhadap perubahan perilaku siswa, khususnya mereka yang menunjukkan tanda-tanda penyimpangan atau memiliki riwayat kenakalan, sehingga pembinaan dapat dilakukan sedini mungkin.
Ia menuturkan, apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lanjutan, pihak sekolah diharapkan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun personel Satbinmas agar langkah pembinaan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Selain itu, Simon menegaskan bahwa keterlibatan orang tua dan wali murid memegang peranan penting dalam upaya pencegahan melalui pengawasan dan pendampingan terhadap anak di luar lingkungan sekolah.
Menurutnya, pelaksanaan pembinaan selama MPLS tahun ini akan dievaluasi sebagai bahan pertimbangan untuk penerapan program serupa secara rutin pada tahun-tahun mendatang dengan cakupan sekolah yang lebih luas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Asril, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Polres Sawahlunto yang menjadikan MPLS sebagai media pembinaan peserta didik. Ia juga menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung pelaksanaan program tersebut di sekolah-sekolah.
Asril mengatakan Dinas Pendidikan akan memperkuat sinergi dengan kepala sekolah, wali kelas, dan guru BK dalam mendampingi peserta didik. Ia turut mengusulkan agar materi pembinaan pada MPLS mendatang mencakup pencegahan perundungan (bullying) sehingga siswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku yang sehat dan aman di lingkungan sekolah.
“Selain persoalan narkotika dan judi online, perundungan juga perlu mendapat perhatian bersama karena dapat berdampak pada pembentukan karakter, kesehatan mental, serta proses belajar peserta didik,” ujar Asril.

