RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG — Kualitas udara di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (16/10/2026) berada pada kategori sangat tidak sehat. Berdasarkan pemantauan IQAir melalui Stasiun Pemantau Kualitas Udara Antara Sumatera Barat pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara atau AQI tercatat mencapai 219. Konsentrasi polutan utama PM2.5 dilaporkan sebesar 144 mikrogram per meter kubik.
Tingginya konsentrasi PM2.5 di Padang menjadi perhatian karena mencapai 28,8 kali nilai panduan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). PM2.5 merupakan partikel halus berukuran 2,5 mikrometer atau lebih kecil, sekitar 30 kali lebih kecil daripada diameter sehelai rambut manusia. Partikel ini berbahaya karena dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan berpotensi mencapai aliran darah.
Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, masyarakat disarankan menggunakan masker berjenis N95 atau KN95 ketika beraktivitas di luar ruangan. Masker kain maupun masker medis biasa dinilai kurang efektif dalam menyaring partikel mikroskopis tersebut. Warga juga diimbau menghindari olahraga di luar ruangan selama kualitas udara memburuk.
Selain itu, masyarakat dianjurkan menutup jendela untuk mengurangi masuknya udara tercemar ke dalam rumah serta membatasi aktivitas di luar ruangan. Pada Jumat pagi, suhu udara di Kota Padang tercatat sebesar 24 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 75 persen. Langkah pencegahan diperlukan untuk meminimalkan paparan polusi dan menjaga kesehatan masyarakat.

