Polisi Usut Aliran Dana Penipuan Umrah Hanania, Influencer bakal Diperiksa

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA  Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terus mendalami kasus dugaan penipuan investasi dan perjalanan umrah yang melibatkan PT Hasanah Tamma Internasional atau Hanania Group. Penyidik saat ini fokus menelusuri aliran dana yang diduga berasal dari para korban, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang turut menerima dana tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, mengatakan proses pelacakan aset sedang dilakukan guna mengupayakan pemulihan kerugian para jamaah. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebagian dana korban diduga digunakan di luar kebutuhan operasional perjalanan umrah, termasuk untuk kegiatan promosi dan pemasaran.

Polisi juga berencana memeriksa sejumlah influencer dan selebgram yang pernah mempromosikan paket umrah Hanania Group. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran mereka dalam membantu pemasaran produk yang ditawarkan perusahaan tersebut kepada masyarakat melalui media sosial.

Hingga kini, penyidik baru menetapkan direktur utama perusahaan sebagai tersangka. Namun, kemungkinan adanya tersangka lain masih terbuka seiring perkembangan penyidikan, termasuk pendalaman terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan perusahaan. Kasus ini mencuat setelah puluhan mitra dan calon jamaah melaporkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp20 miliar akibat gagal berangkat ke Tanah Suci meskipun telah melakukan pelunasan biaya perjalanan. Polisi pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran paket umrah dengan harga yang tidak wajar dan tidak mudah tergiur promosi yang melibatkan figur publik.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com