RESPONRADIO.COM PADANG│SURABAYA — Pakar ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, menilai penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku sejak 18 April 2026 merupakan langkah yang wajar sebagai bentuk koreksi atas kebijakan sebelumnya di tengah situasi krisis energi global. “Saya menilai langkah ini sudah tepat. Bahkan dapat dikatakan sebagai koreksi dari kebijakan...
Berita Terkini:
Irman Gusman dukung penuh Kapolda Sumbar berantas narkoba dan berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat
Belum Bisa Atasi Ben Lane/Sean Vendy, Sabar/Reza Tersingkir di Tiongkok Terbuka
Kebakaran Hutan Landa Eropa Ribuan Warga Prancis, Spanyol, dan Italia Dievakuasi
Kementerian Kebudayaan dan LKBN ANTARA jajaki peluang kolaborasi
Kebakaran Hanguskan 15 Kios Pasar Kayutanam, Pemkab Padang Pariaman Gerak Cepat Tangani Korban
Bank Nagari Luncurkan Program “SIKOCI CUAN 2026”, Nabung Berhadiah Langsung hingga Ratusan Juta Rupiah
Kekeringan Meluas, BNPB Masifkan Distribusi Air Bersih
Suhu Jepang Panas Ekstrem, Ratusan Warga Dilarikan ke Rumah Sakit
FBI Sita Ponsel Bos Federasi Sepak Bola Argentina Terkait Skandal Pencucian Uang
Sumbar dan Kemenaker lakukan seleksi peserta program magang ke Jepang
Nanik S Deyang mundur sebagai Kepala BGN karena alasan kesehatan
Kasus Kekerasan Seksual Anak di Batam Meningkat, Orangtua Diminta Perketat Pengawasan
Kebakaran Hebat Hantam Bandara Bordeaux France, 2 Pemadam Gugur
Muhammad Rifqi Fitriadi Borong Gelar di Tiongkok, Modal Menuju Asian Games 2026
Bapanas ajak Pemda jaga stabilitas pasokan dan harga pangan
PLN ULP Solok Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat, Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Meriahkan Bhayangkara Run Solok
Fajar/Fikri Hadapi Wakil Tuan Rumah di Putaran Pertama Tiongkok Terbuka
20 Orang Tewas dan 100 Hilang akibat Banjir Bandang Terjang Nuristan Afghanistan
Stok Pangan Kuat Hadapi El Nino, Masyarakat tak Usah Panik
Home » kenaikan bbm

