Kemenkes Pastikan Stok Masker di Distibutor dan Produsen Aman

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan ketersediaan masker tetap terjaga di tengah kenaikan harga yang terjadi di sejumlah toko daring dan luring. Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan produsen dan distributor guna memastikan kelancaran pasokan. Menurutnya, stok masker di tingkat produsen dan distributor masih mencukupi.

Aji juga menjelaskan bahwa masyarakat dapat menggunakan masker medis apabila masker N95, KN95, KF94, atau jenis yang setara belum tersedia. Ia mengimbau masyarakat membeli masker sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying maupun penimbunan.

Kemenkes, lanjut Aji, akan terus memantau ketersediaan, distribusi, serta harga masker agar pasokan tetap tersedia bagi masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik, terutama di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Selain menjaga pasokan, Kemenkes telah menyalurkan lebih dari 100.000 masker N95 dan masker medis, ribuan kacamata pelindung, obat-obatan, serta alat kesehatan secara gratis ke daerah terdampak paling parah di Lampung, Banten, Jawa Barat, dan Jakarta.

Aji mengingatkan pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan atau membatasi pasokan yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga secara tidak wajar. Jika ditemukan pelanggaran, Kemenkes akan melakukan pembinaan dan pengawasan hingga menjatuhkan sanksi administratif maupun pidana, sesuai tingkat pelanggaran, termasuk peringatan hingga pencabutan perizinan berusaha.

Masyarakat yang menemukan dugaan penimbunan atau kenaikan harga tidak wajar dapat melaporkannya melalui kanal pengaduan WhatsApp di nomor 0821-14870070 atau 0838-30032003, maupun melalui aplikasi Mobile Alkes.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com