RESPONRADIO.COM PADANG│LUBUK BASUNG — Tim SAR gabungan berhasil menemukan tujuh orang pemuda yang dilaporkan hilang saat melihat hulu Sungai Rangeh lokasi banjir bandang di Labuah, Nagari atau Desa Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu malam.
Koordinator Lapangan Basarnas Padang Atta Priyono di Lubuk Basung, Minggu, mengatakan Tim SAR gabungan berasal dari Basarnas, TNI, Polri, PMI dan masyarakat .
“Ada sekitar puluhan orang terlibat dalam pencarian tujuh pemuda hilang dan proses evakuasi dilakukan pada malam hari,” katanya.
Ia mengatakan ke tujuh pemuda itu atas nama, Fahri, Fakhri, Rifal, Bima, Andika, Farel dan Romi.
Korban ditemukan dalam kondisi selamat dan hanya mengalami keletihan.
“Evakuasi korban menggunakan alat penerangan dari lokasi sampai ke pemukiman,” katanya.
Ia menceritakan korban pergi melihat lokasi hulu Sungai Rangeh yang juga lokasi banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025, Minggu (25/1) sore.
Saat hendak pulang, mereka tidak menemukan jalan atau lupa arah, sehingga korban berputar-putar di hutan.
Korban mencoba menghubungi pihak keluarga menggunakan telpon genggam miliknya dan meminta untuk membuat api unggun agar bisa dilihat oleh Tim SAR gabungan.
Setelah itu, Tim SAR gabungan mencari keberadaan korban dan telah ditemukan.
“Tim SAR gabungan menemukan sumber api yang telah dibuat korban dengan jarak 1,1 kilometer,” katanya.

