Polda Sumbar Tegaskan Perang Lawan Narkoba, Wakapolda: Anggota Terlibat Tak Ada Toleransi!

RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG —

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mempertegas komitmennya untuk membersihkan internal institusi dari jeratan narkoba. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat profesionalisme sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menegaskan bahwa Polri akan terus berbenah dan tanpa ragu menindak tegas setiap personel yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Polri terus berbenah dan melanjutkan perang memberantas narkoba di Sumbar. Jika ada anggota yang terlibat, tidak akan ada toleransi sedikit pun,” ujar Brigjen Pol Solihin usai memimpin apel pagi di Padang, Rabu.

Fokus Lindungi Masyarakat dan Perketat Pengawasan Internal

Menurut Solihin, seluruh personel Polda Sumbar wajib bersih dari penyalahgunaan barang haram tersebut. Hal ini penting agar aparat kepolisian dapat fokus menjalankan tugas utamanya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia memperingatkan seluruh jajaran agar tidak menyentuh narkoba dalam bentuk apa pun. Setiap bentuk pelanggaran dijamin akan ditindak secara tegas tanpa pandang bulu sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Sumbar kian memperketat pengawasan internal. Salah satu langkah konkret yang rutin dilakukan adalah menggelar tes urine mendadak dan acak bagi personel sesaat setelah pelaksanaan apel pagi.

Menariknya, pemeriksaan ini tidak hanya menyasar bintara, melainkan seluruh level kepangkatan di internal polda.

“Setelah apel, langsung dilakukan tes urine secara acak. Pemeriksaan ini tidak hanya menyasar anggota biasa, tetapi juga menyasar saya sendiri, Kapolda, hingga jajaran pejabat utama (PJU) Polda Sumbar,” terangnya.

Sanksi Pidana Menanti Anggota yang Bandel

Lebih lanjut, Brigjen Pol Solihin menjelaskan bahwa anggota yang teridentifikasi positif mengonsumsi narkoba akan dijatuhi sanksi disiplin dan kode etik yang berat. Sementara itu, bagi oknum yang terbukti masuk ke dalam jaringan peredaran, proses hukum pidana dipastikan akan berjalan.

“Kami tidak ingin main-main dengan masalah narkoba ini, apalagi kita semua tahu bagaimana dampak merusaknya terhadap masa depan generasi muda,” tegas jenderal bintang satu tersebut.

Momentum ini juga dimanfaatkan Polda Sumbar sebagai bagian dari refleksi menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Institusi ini bertekad menjadikan peringatan tersebut sebagai batu loncatan untuk menggenjot profesionalisme, kedisiplinan, sikap humanis, serta kecepatan respons personel di lapangan.

Di akhir penjelasannya, Solihin turut mengajak masyarakat luas untuk ikut aktif mengawasi kinerja kepolisian. Warga diimbau tidak ragu melaporkan setiap dugaan pelanggaran disiplin maupun indikasi penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polri agar dapat segera diproses secara hukum.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: antaranews.com