RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Petenis Spanyol Carlos Alcaraz memastikan dirinya akan kembali bertanding pada AS Terbuka 2026 setelah menjalani pemulihan cedera pergelangan tangan kanan selama empat bulan.
Kepastian tersebut disampaikan Alcaraz melalui video yang diunggah di akun media sosial resminya pada Jumat (21/8) WIB. AS Terbuka 2026 akan menjadi turnamen pertama yang diikutinya sejak tampil di Barcelona Terbuka pada April lalu. Dalam pertandingan tersebut, Alcaraz mengalami cedera pergelangan tangan kanan saat menghadapi petenis Finlandia Otto Virtanen.
Cedera tersebut membuat petenis berusia 23 tahun itu harus melewatkan sejumlah turnamen penting, termasuk Italia Terbuka, Prancis Terbuka, seluruh rangkaian musim lapangan rumput, Wimbledon, hingga Cincinnati Terbuka 2026.
Setelah menjalani proses pemulihan secara intensif, Alcaraz kini bersiap kembali ke lapangan untuk mempertahankan gelar juara AS Terbuka. Pada edisi sebelumnya, ia berhasil mengalahkan rivalnya asal Italia, Jannik Sinner, di partai final.
Sebelum mengalami cedera, Alcaraz telah mencatatkan pencapaian besar dengan melengkapi koleksi gelar Grand Slam atau Career Grand Slam. Prestasi tersebut diraih setelah ia menjuarai Australia Terbuka pada Januari 2026, sekaligus melengkapi gelar Prancis Terbuka, Wimbledon, dan AS Terbuka yang sebelumnya telah dimenanginya.
Sepanjang musim 2026, Alcaraz mencatatkan 22 kemenangan dan tiga kekalahan berdasarkan catatan ATP. Sementara di AS Terbuka, ia memiliki rekor 24 kemenangan dan tiga kekalahan sejak meraih gelar Grand Slam pertamanya di New York pada 2022.
Kembalinya Alcaraz sebagai juara bertahan dipastikan akan membuat persaingan AS Terbuka 2026 semakin sengit. Ia akan kembali berhadapan dengan sejumlah nama besar, termasuk Jannik Sinner dan petenis veteran Serbia, Novak Djokovic.

