RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) memicu banjir di sejumlah kawasan. Di tengah kondisi tersebut, unggahan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, di media sosial menarik perhatian masyarakat. Bahkan, sejumlah warganet melontarkan candaan bahwa hujan mulai reda setelah Vasko turun langsung meninjau lokasi banjir.
Meski hanya menjadi gurauan di media sosial, kehadiran Vasko di tengah warga terdampak dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam merespons bencana. Kehadirannya memberikan pesan bahwa pemerintah tetap hadir mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Melalui unggahan pada Senin malam, Vasko menyampaikan bahwa Sumatera Barat kembali menghadapi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan sejak pagi hingga malam. Kondisi tersebut menyebabkan banjir dan genangan di berbagai wilayah, terutama di Kota Padang. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menghindari melintasi kawasan yang masih tergenang atau berarus deras jika tidak ada keperluan mendesak.
Vasko juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengerahkan BPBD bersama instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan penanganan terhadap warga yang terdampak. Menurutnya, pemerintah akan terus berupaya hadir secepat mungkin di lokasi bencana serta mengajak masyarakat mendoakan agar cuaca segera membaik, warga yang terdampak diberi kekuatan, dan tidak ada korban jiwa.
Dalam pesannya, Vasko mengajak seluruh masyarakat menghadapi musibah secara bersama-sama. Ia menegaskan bahwa kekuatan Sumatera Barat terletak pada semangat saling membantu dan saling menguatkan di tengah bencana. Unggahan tersebut pun mendapat banyak tanggapan positif dari masyarakat.
Salah seorang warga terdampak, Edi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Ia bahkan berseloroh bahwa banjir mulai surut setelah Vasko datang ke lokasi pada malam sebelumnya. Di tengah situasi yang masih berlangsung, warga berharap genangan segera surut, aktivitas kembali normal, serta semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga sebagai modal utama untuk bangkit dari bencana.

