RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama harus puas finis di posisi ke-18 pada balapan utama Moto3 San Marino 2026 di Sirkuit Misano, Minggu (13/9). Veda menyebut balapan tersebut menjadi tantangan berat bagi dirinya dan tim, terutama karena kondisi lintasan berubah dari lembap saat latihan menjadi kering ketika balapan.
Pada sesi latihan Jumat (11/9), Veda sempat tampil percaya diri dan mampu melaju cepat di lintasan lembap. Namun, performanya mengalami kesulitan ketika kondisi trek mengering. Berdasarkan evaluasi latihan dan kualifikasi, tim kemudian melakukan sejumlah perubahan pada motor untuk meningkatkan performa saat balapan.
Meski hasil akhir belum sesuai target, pembalap berusia 17 tahun itu menilai perubahan pada motornya mulai menunjukkan perkembangan positif. Veda juga mengakui masih perlu meningkatkan kemampuannya dalam memahami dinamika balapan, sehingga evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap aspek teknis motor, tetapi juga terhadap performanya sebagai pembalap.
Veda kini mengalihkan fokus ke seri berikutnya di Austria yang akan berlangsung pekan depan. Ia mengaku menyukai karakteristik sirkuit Austria dan bertekad bekerja keras dalam beberapa hari ke depan untuk memperbaiki performa serta meraih hasil yang lebih baik pada balapan selanjutnya.

