RESPONRADIO.COM PADANG│BUKITTINGGI — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) memperingati Hari Radio ke-81 pada Jumat, 11 September 2026, dengan tema “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Peringatan di RRI Bukittinggi berlangsung khidmat di Auditorium Loetan Soetan Toenaro dan ditandai dengan penyulutan Obor Tri Prasetya RRI oleh Kepala Stasiun RRI Bukittinggi Abdul Gafar Zakaria. RRI kembali menegaskan perannya sebagai rumah informasi masyarakat.
Abdul Gafar Zakaria mengatakan RRI memiliki sejarah penting dalam perjuangan bangsa, termasuk ketika suara dari Studio Tinggi Sumatera Barat pada 22 Desember 1948 mengabarkan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada. Sepanjang 2026, RRI Bukittinggi memperkuat siaran dan konten lokal berbasis kearifan Minangkabau melalui dialog publik, mimbar agama, serta transformasi digital berupa YouTube, podcast, dan media sosial. Jumlah pendengar dan pemirsa digital disebut meningkat 25 persen.
RRI Bukittinggi juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda, serta menghadirkan siaran berkualitas yang turut melestarikan cerita dan fakta Minangkabau. Sinergi telah dilakukan dengan sejumlah daerah, antara lain Bukittinggi, Agam, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Padang Panjang, Payakumbuh, Pasaman, dan Pasaman Barat.
Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis mengapresiasi peran RRI selama 81 tahun dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta berharap RRI semakin maju dan edukatif. Rangkaian Hari Radio ke-81 juga diisi berbagai kegiatan, seperti Bintang Radio, RRI Fest, bazar UMKM, sepeda gembira, dan bakti sosial ke panti asuhan.

