Amad Diallo antar Pantai Gading kalahkan Ekuador

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Pantai Gading berhasil mengawali perjalanan di Grup E Piala Dunia 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Ekuador. Gol tunggal Amad Diallo pada menit-menit akhir pertandingan memastikan tim asal Afrika tersebut meraih tiga poin perdana dalam laga yang berlangsung di Stadion Lincoln Financial Field, Amerika Serikat, Senin.

Pemain Manchester United itu menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol pada menit ke-90, ketika pertandingan hampir berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Sepanjang laga, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi dan saling menyerang sejak awal pertandingan.

Pantai Gading lebih banyak membangun serangan melalui kombinasi permainan di lini tengah serta memanfaatkan sisi sayap, sementara Ekuador mengandalkan skema serangan balik cepat untuk menekan pertahanan lawan.

Ekuador sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya pada babak pertama. John Yeboah dan Alan Minda hampir membuka keunggulan, tetapi dua tembakan mereka hanya membentur mistar gawang. Pantai Gading juga memiliki peluang emas melalui Elye Wahi, namun upayanya gagal setelah bola mengenai tiang. Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, duel kedua tim semakin sengit. Pantai Gading yang diasuh Emerse Fae tampil lebih agresif dengan mencatatkan 15 percobaan tembakan ke arah gawang, sementara Ekuador membuat 12 upaya sepanjang pertandingan.

Pertandingan juga berlangsung keras dengan total 23 pelanggaran selama 90 menit lebih tambahan waktu. Wasit mengeluarkan empat kartu kuning, masing-masing untuk pemain Pantai Gading Guela Doue, Seko Fofana, dan Franck Kessie, serta pemain Ekuador Jackson Porozo.

Ketika laga diperkirakan akan berakhir imbang, Pantai Gading akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-90. Wilfried Singo melakukan penetrasi dari sisi kanan dan memberikan umpan ke area penalti yang kemudian diselesaikan Amad Diallo dengan tembakan akurat ke sudut gawang.

Gol tersebut memastikan kemenangan Pantai Gading sekaligus menjadi modal penting bagi mereka dalam persaingan Grup E Piala Dunia 2026.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com