Banjir bandang kembali merendam Sungai Batang, Agam mengakibatkan 80 warga mengungsi

RESPONRADIO.COM PADANG│LUBUK BASUNG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaporkan banjir bandang kembali menerjang dua jorong di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, pada Senin (6/7) malam. Bencana tersebut mengakibatkan sekitar 80 warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Kepala BPBD Agam Rahmat Lasmono, didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Abdul Ghafur, mengatakan banjir melanda Jorong Labuah dan Jorong Kubu. Di Jorong Labuah, genangan air setinggi sekitar 50 sentimeter merendam dua rumah warga sehingga 50 orang harus mengungsi ke rumah kerabat maupun warga sekitar.

Sementara itu, di Jorong Kubu, banjir dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter juga merendam dua rumah. Akibatnya, sebanyak 30 warga memilih mengungsi ke rumah keluarga demi menghindari risiko yang lebih besar.

Selain permukiman, banjir turut menggenangi ruas jalan sepanjang sekitar delapan meter dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas karena kendaraan sulit melintasi lokasi yang terdampak.

Rahmat memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, saat banjir terjadi, aliran listrik di kawasan terdampak sempat padam dan jaringan telepon seluler tidak dapat digunakan.

Ia menambahkan, kondisi banjir kini telah surut dan seluruh warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

Menurut BPBD, banjir bandang dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin siang. Selain itu, Sungai Batang Kumayo mengalami pendangkalan akibat banjir bandang yang berulang kali terjadi sejak November 2025, sehingga kapasitas sungai berkurang dan air mudah meluap ke permukiman.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, BPBD Agam telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) V agar dilakukan normalisasi Sungai Batang Kumayo sehingga risiko banjir serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com