RESPONRADIO.COM PADANG│PULAU PUNJUNG — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk menjadi pelopor jurnalisme berkualitas di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, keberadaan AI tidak akan mampu menggantikan wartawan yang memiliki integritas, sehingga PWI diharapkan terus menjaga kualitas sekaligus martabat profesi jurnalistik.
Hal tersebut disampaikan Annisa saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Dharmasraya, Selasa (4/8). Ia menuturkan bahwa AI saat ini mampu menghasilkan berbagai informasi dalam waktu yang sangat singkat. Namun, teknologi tersebut tidak memiliki etika maupun tanggung jawab moral sebagaimana yang menjadi landasan kerja seorang jurnalis profesional.
Annisa menegaskan bahwa kebebasan berbicara, menulis, dan menyampaikan pendapat merupakan hak yang dijamin dalam sistem demokrasi. Meski demikian, pelaksanaannya harus tetap mengedepankan etika jurnalistik. Ia menilai, yang membedakan wartawan dengan pihak lain bukan hanya kemampuan menulis atau berbicara, tetapi juga kompetensi, integritas, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik. Nilai-nilai tersebut menjadi alasan profesi wartawan tetap mendapat kepercayaan masyarakat.
Selain itu, Bupati menekankan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai sarana edukasi yang mencerdaskan masyarakat, termasuk meningkatkan literasi pemilih dalam kehidupan demokrasi. Pers juga dinilai menjadi garda terdepan dalam melawan penyebaran hoaks dan disinformasi.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, lanjut Annisa, siap mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi wartawan sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme insan pers di daerah. Di akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PWI Kabupaten Dharmasraya yang baru dilantik.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2029, Roni Aprianto, menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan memprioritaskan tiga agenda utama, yakni meningkatkan kualitas dan kompetensi wartawan, memperkuat integritas organisasi, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak tanpa mengurangi independensi pers.
Roni menegaskan bahwa PWI merupakan organisasi profesi yang menjunjung tinggi Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan kehormatan profesi. Karena itu, kepengurusan yang baru berkomitmen mewujudkan organisasi yang profesional, bermartabat, serta mampu menjadi mitra strategis bagi seluruh pemangku kepentingan tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial yang menjadi tugas utama pers.
Pengurus PWI Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2029 dilantik langsung oleh Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, di Auditorium Dharmasraya, Pulau Punjung, Selasa (4/8). Susunan kepengurusan terdiri atas Ketua Roni Aprianto, Wakil Ketua Bidang Organisasi Ridwan Syarif, Wakil Ketua Bidang Hukum Achmad Habibi, Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Zulfia Anita, Sekretaris Yahya, Bendahara Maya Dwi Efendi, serta sejumlah ketua seksi dan jajaran penasihat.
Prosesi pelantikan turut dihadiri Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, unsur pimpinan DPRD, Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, Bank Nagari, organisasi pers, jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, wali nagari, kepala sekolah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta insan pers.

