RESPONRADIO.COM PADANG│EROPA — Lebih dari 100 organisasi masyarakat sipil dan kelompok hak asasi manusia di 15 negara Eropa akan menggelar aksi protes pada 6–7 November 2026. Melalui gerakan Stop Dirty Data Centres, mereka mendesak pemerintah memberlakukan moratorium pembangunan pusat data berskala besar hingga aturan pengawasan dan dampaknya terhadap masyarakat diperjelas. Penolakan tersebut dipicu kekhawatiran terhadap tingginya...
Berita Terkini:
Warga Eropa di 15 Negara Gelar Protes Ekspansi Pusat Data untuk AI
Dua Perak Rahmat Erwin di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Jadi Catatan Positif Indonesia Menuju Olimpiade 2028
Lima geopark Indonesia direkomendasikan peroleh “green card” UNESCO
Pemprov Sumbar targetkan Pelabuhan Teluk Tapang beroperasi pada 2028
Percepat Pengembangan Kompetensi ASN, Pemkab Padang Pariaman Sosialisasikan Relaksasi Rekognisi Pembelajaran Lampau
Fenomena El Niño Picu Badai Ekstrem di Asia Timur, Wilayah Pesisir Siaga
Triatlon Absen di SEA Games 2027, Indonesia Kehilangan Potensi 7 Emas
Pemprov Sumbar sediakan 1.342 lowongan kerja melalui Job Fair Online
BPBD Lumajang tambah 8 CCTV perkuat pemantauan Gunung Semeru
Cegah Tuberkulosis dari Nagari, Sekda Hendra Aswara Ajak Kader Jadi Garda Terdepan Penanganan TB
Mutiara Ayu Puspitasari Usung Misi Revans di Korea Terbuka 2026
Kemnaker-PEI perkuat pencegahan risiko di tempat kerja
Menteri Transportasi Spanyol mundur seusai kecelakaan kereta maut
Inklusi Keuangan Sumatera Barat Capai 95,37 Persen, OJK Dorong Peningkatan Literasi Masyarakat
Komisi III DPR lanjut rapat RUU Perampasan Aset bersama Jamdatun
Asistensi Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Bupati Padang Pariaman Paparkan Tantangan Ekonomi kepada Wamendagri Bima Arya
NTSB Investigasi Dugaan Badan Jet Pribadi yang Jatuh di Florida Pecah di Udara
Sashenka persembahkan medali pertama Indonesia di Youth Olympic Dakar
Pasokan Listrik PLN Dukung Produktivitas Usaha dan Pembangunan Infrastruktur di Sumatera Barat
Home » Stop Dirty Data Centres

