Fenomena El Niño Picu Badai Ekstrem di Asia Timur, Wilayah Pesisir Siaga

RESPONRADIO.COM PADANG│FILIPINA — Cuaca ekstrem yang melanda Asia Timur dan Asia Tenggara semakin parah akibat fenomena El Niño yang meningkatkan suhu perairan Pasifik dan memperkuat badai. Dampaknya, puluhan orang meninggal dunia, penerbangan terganggu, listrik padam, serta infrastruktur dan lahan pertanian mengalami kerusakan.

Peningkatan suhu laut menyebabkan topan berpotensi terbentuk lebih kuat. Penelitian klimatolog di Filipina menunjukkan suhu yang lebih tinggi dapat meningkatkan curah hujan badai hingga 26 persen, sehingga memperbesar risiko banjir dan bencana hidrometeorologi.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Jepang, Tiongkok, dan Filipina memperkuat kesiapsiagaan melalui penyediaan kebutuhan pokok, sistem peringatan dini, serta bantuan bagi petani. UNDP juga mengingatkan pentingnya pengelolaan air, pembangunan infrastruktur, dan perlindungan masyarakat untuk mengurangi dampak El Niño.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com