RESPONRADIO.COM PADANG│BRUSSELS — Menteri Transportasi Spanyol, Oscar Puente, mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa menyusul kecelakaan kereta cepat di Toledo pada 28 Oktober yang menewaskan 69 orang dan melukai sekitar 200 lainnya. Di hadapan Komisi Tetap Kongres, Puente menyatakan seorang menteri tidak seharusnya tetap menjabat setelah dua kecelakaan kereta terjadi dalam waktu kurang dari setahun sebagai bentuk tanggung jawab politik.
Puente mengaku semula ingin menunggu hasil awal penyelidikan sebelum mengambil keputusan tersebut. Ia juga memastikan tidak akan maju sebagai kandidat utama Partai Pekerja Sosialis Spanyol di Valladolid dalam pemilihan 29 November. Meski demikian, ia membela kinerja pemerintah dalam pembangunan infrastruktur dan membantah jalur kereta cepat Madrid-Seville diabaikan, dengan menyebut adanya program modernisasi senilai 780 juta euro.
Kecelakaan 28 Oktober terjadi ketika kereta cepat Renfe menabrak bagian belakang kereta Iryo yang berhenti di dekat Urda, Provinsi Toledo. Puente menjelaskan gangguan sistem perlindungan kereta otomatis menyebabkan rangkaian berhenti sebelum pengendali mengizinkan kereta Renfe kembali melaju dengan kecepatan normal. Sebelumnya, kecelakaan lain di jalur Madrid-Seville pada Januari juga menewaskan 46 orang.

