RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar Seminar Penerapan Nilai-Nilai Minangkabau pada Seni Pertunjukan Tradisional dan Aplikasi Sumbang Duo Baleh di Sekolah sebagai upaya melestarikan budaya daerah dan memperkuat karakter generasi muda. Kegiatan yang diinisiasi Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut berlangsung di Hall IKK, Jumat (30/10/2026), dan dibuka oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat. Seminar ini turut dihadiri anggota DPRD, kepala OPD, Bundo Kanduang, serta sejumlah peserta.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Bundo Kanduang Prof. Dr. Ir. Raudha Thaib, M.P. dan Dr. Gustia Arini E., S.Pd., M.Pd. yang membahas penerapan nilai-nilai adat Minangkabau melalui seni pertunjukan tradisional serta penguatan pemahaman Sumbang Duo Baleh di sekolah. Dalam sambutannya, Rahmat Hidayat mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut dan berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diteruskan kepada anak-anak serta generasi muda agar nilai-nilai budaya tetap terjaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rahmat menegaskan bahwa penanaman nilai budaya semakin penting untuk menghadapi berbagai persoalan sosial di kalangan remaja, seperti tawuran, aktivitas hingga larut malam, kekerasan seksual, dan kenakalan lainnya. Ia berharap seminar tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, pelestarian budaya Minangkabau merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran pemerintah, lingkungan pendidikan, tokoh adat, dan masyarakat.

