RESPONRADIO.COM PADANG│SOLOK — Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Kota Solok, Sumatera Barat, membuka layanan Bank Sampah DIMAKAPULIH sebagai upaya mendorong masyarakat mengelola sampah secara lebih produktif. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, serta Peningkatan Kapasitas (PSLB3PK) PerkimLH Kota Solok, Hendra Pilo, mengatakan layanan tersebut bertujuan meningkatkan partisipasi warga dalam memilah sampah sejak dari rumah sekaligus mengurangi volume sampah di daerah itu.
Bank Sampah DIMAKAPULIH, yang namanya merupakan singkatan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, menerima berbagai jenis sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual. Sampah tersebut dapat berupa botol dan gelas plastik, kardus, koran, kertas, buku bekas, kaleng minuman, barang berbahan aluminium atau besi, hingga botol kaca. Material yang disetorkan akan ditimbang dan dicatat sebagai tabungan sesuai ketentuan pengelola, termasuk persyaratan penerimaan yang disepakati bersama mitra pengepul.
Untuk mendukung keberhasilan program, PerkimLH Kota Solok juga memberikan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah, mengenali material yang dapat disetorkan, serta menjaga kebersihannya sebelum diserahkan. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mendatangi Kantor Dinas PerkimLH Kota Solok untuk memperoleh informasi tentang pendaftaran dan tata cara penyetoran sampah. Melalui program ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat, manfaat ekonomi dapat diperoleh dari material yang masih bernilai, dan kebersihan lingkungan Kota Solok tetap terjaga.

