Tragedi Rabu Malam di Agam: Tiga Nyawa Melayang dalam Tabrakan Beruntun

RESPONRADIO.COM PADANG│LUBUK BASUNG  Tiga orang meninggal dunia usai kecelakaan beruntun di ruas jalan nasional menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pasaman Barat tempatnya di Pandam, Jorong Pasar Durian, Nagari Manggopoh, Kabupaten Agam, Rabu (28/1) malam.

Kasat Lantas Polres Agam AKP Irawady di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan ketiga korban meninggal dunia atas nama Bujang (74), Darusni (57) dan Suardi (69).

“Ketiga korban berada dalam satu mobil truck colt diesel dengan nomor polisi BA 8783 TL yang dikemudikan oleh Bujang,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan beruntun tersebut bermula saat truk tronton dengan nomor polisi BA 8097 TU tengah parkir di bahu jalan sebelah kiri. Truk yang sebelumnya dikemudikan oleh Yan Hari Pratama tersebut terpaksa berakhir karena mengalami kebocoran ban.

Sesaat kemudian, dari arah Simpang Gudang menuju Kota Padang, muncul sebuah truk Colt Diesel bernomor polisi BA 8783 TL. Truk yang dikemudikan oleh Bujang tersebut tengah membawa dua orang penumpang, yakni Darusni dan Suardi.

Truk tersebut kemudian menabrak bagian belakang tronton yang sedang terparkir. Tak lama berselang, sebuah truk pengangkut elpiji dengan nomor polisi BA 8024 LU yang dikemudikan Dasril bersama penumpangnya, Hari Mulyadi, datang dari arah belakang dan ikut menabrak bagian belakang truk Colt Diesel tersebut.

Setelah itu datang lagi kendaraan minibus merk Isuzu Panther BA 1848 T dikemudikan Firman Panber S dengan menabrak bagian belakang mobil dikemudikan Dasril.

“Empat kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan nasional itu,” katanya.

Akibat kecelakaan tersebut, korban Bujang, Darusni dan Suardi mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Lubuk Basung.

Ketiga korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter. Sedangkan dua korban lainnya Dasril dan Hari Mulyadi mengalami luka ringan.

Sementara keempat kendaraan tersebut mengalami kerusakan dengan kerugian Rp100 juta.

“Keempat kendaraan telah kita amankan di Mapolres Agam,” katanya.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com