RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mempercepat pengembangan kawasan strategis Tarok City sebagai pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat. Salah satu proyek yang tengah dipersiapkan ialah pembangunan Sekolah Rakyat berkonsep boarding school di kawasan pengembangan Universitas Negeri Padang (UNP) Tarok City.
Pada Selasa (19/5), Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama jajaran pemerintah daerah dan Rektor UNP meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan sekolah tersebut.
Dalam peninjauan itu, disiapkan lahan seluas sekitar 10 hektare yang merupakan bagian dari kawasan pengembangan UNP di Tarok City. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, sekaligus motor pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Barat.
Sekolah Rakyat direncanakan mulai dibangun pada 2027 dengan nilai anggaran diperkirakan mencapai Rp200 miliar. Proyek itu mencakup pembangunan gedung sekolah, ruang belajar, asrama siswa, rumah guru, lapangan olahraga, tempat ibadah, furnitur dan perlengkapan pendidikan, hingga sarana pendukung seperti jalan, jaringan air bersih, listrik, dan sanitasi.
John Kenedy Azis mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat posisi Padang Pariaman sebagai pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat.
“Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi akan menjadi pusat pembinaan generasi unggul masa depan. Kita ingin menghadirkan sekolah berasrama yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas, berkarakter, dan siap bersaing,” ujarnya.
Sekolah tersebut nantinya diproyeksikan mampu menampung sekitar 400 hingga 1.000 siswa mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Dengan konsep boarding school, siswa akan memperoleh pembinaan pendidikan dan karakter secara terpadu dalam lingkungan yang lebih terarah.
Selain mendukung sektor pendidikan, keberadaan Sekolah Rakyat juga diyakini memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Aktivitas pembangunan dan operasional sekolah diperkirakan membuka lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, serta mempercepat lahirnya pusat peradaban baru di kawasan Tarok City.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, menyebut daerah tersebut terus diperkuat sebagai pusat pembangunan proyek strategis nasional di Sumatera Barat.
Ia menjelaskan, sebelum pembangunan Sekolah Rakyat, pemerintah juga telah menghadirkan proyek Kampung Nelayan Merah Putih dengan nilai investasi mencapai Rp50 miliar.
“Insya Allah tahun depan pembangunan Sekolah Rakyat mulai direalisasikan. Ini menjadi bukti bahwa Padang Pariaman terus dipercaya sebagai kawasan strategis pembangunan nasional,” kata Hendra.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap kehadiran Sekolah Rakyat di Tarok City nantinya dapat menjadi sekolah unggulan di Sumatera Barat sekaligus simbol kebangkitan pendidikan dan pusat lahirnya generasi emas di masa depan.

