Wabah Ebola, Uganda Larang Masyarakatnya Jabat Tangan

RESPONRADIO.COM PADANG│UGANDA — Wabah Ebola kembali merebak di sejumlah negara Afrika, termasuk Kongo. Kondisi tersebut mendorong berbagai negara mengambil langkah pencegahan guna menekan risiko penularan.

Kementerian Kesehatan Uganda bahkan menerapkan larangan berjabat tangan karena dinilai berpotensi menjadi media penyebaran penyakit.

Di Uganda, wabah Ebola telah terkonfirmasi sebanyak dua kasus.

Berdasarkan laporan Nile Post pada Selasa (19/5), Kementerian Kesehatan Uganda terus memantau perkembangan wabah Ebola yang terjadi di negara tersebut.

Pemerintah Uganda terus mengambil berbagai langkah antisipasi guna mencegah penyebaran wabah Ebola di negaranya.

Sejauh ini, dua kasus Ebola telah ditemukan di Uganda dan salah satunya dilaporkan meninggal dunia.

Kedua pasien yang terinfeksi diketahui merupakan warga negara Republik Demokratik Kongo.

Sementara itu, World Health Organization pada Minggu (17/5) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com