RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Selama ini karbohidrat kerap dianggap sebagai zat gizi yang perlu dihindari dalam pola diet sehat. Banyak orang, termasuk penderita penyakit jantung, memilih mengurangi bahkan menghapus konsumsi karbohidrat karena khawatir dapat meningkatkan berat badan, kadar gula darah, maupun memperburuk kondisi kesehatan jantung.
Namun, para ahli kardiologi dan nutrisi menjelaskan bahwa tidak semua jenis karbohidrat memiliki dampak yang sama bagi tubuh. Menghindari seluruh sumber karbohidrat justru berpotensi membuat tubuh kehilangan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menjaga fungsi organ, termasuk jantung.
Menurut para ahli, hal utama yang perlu diperhatikan bukan menghilangkan karbohidrat, melainkan memilih sumber karbohidrat yang lebih sehat. Karbohidrat kompleks yang kaya serat, vitamin, dan mineral menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan karbohidrat sederhana atau rafinasi seperti roti putih, kue, dan minuman manis.
Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga mampu memberikan energi secara bertahap dan membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Selain itu, kandungan serat larut di dalamnya berperan dalam membantu mengikat kolesterol jahat (LDL) di saluran pencernaan sehingga dapat mengurangi jumlah kolesterol yang masuk ke dalam aliran darah.
Beberapa sumber karbohidrat kompleks yang direkomendasikan untuk mendukung kesehatan jantung antara lain:
Oat dan biji-bijian utuh
Oatmeal menjadi salah satu pilihan makanan yang baik bagi kesehatan jantung karena mengandung beta-glucan, yaitu jenis serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL. Selain oat, beras merah, quinoa, serta roti gandum utuh juga termasuk pilihan yang sehat.
Kacang-kacangan dan polong-polongan
Makanan seperti lentil, kacang merah, kacang hitam, dan buncis tidak hanya mengandung karbohidrat kompleks, tetapi juga kaya akan protein nabati. Kandungan tersebut dapat membantu menjaga tekanan darah serta menurunkan risiko gangguan kardiovaskular seperti stroke.
Buah dan sayuran
Buah seperti apel, pir, dan kelompok beri serta berbagai jenis sayuran hijau maupun ubi jalar menyediakan karbohidrat yang dilengkapi dengan antioksidan. Senyawa ini membantu melawan peradangan pada pembuluh darah yang dapat berkontribusi terhadap penyakit jantung.
Dengan demikian, penderita penyakit jantung disarankan tidak hanya berfokus pada jumlah karbohidrat yang dikonsumsi, tetapi juga memperhatikan kualitas makanan secara keseluruhan. Pola makan sehat seperti Diet Mediterania yang mengutamakan biji-bijian utuh, serat, serta lemak sehat dinilai menjadi salah satu pilihan yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

