Polisi: Kecelakaan beruntun di Sicincin tewaskan satu korban

RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG  Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman, Sumatera Barat, memastikan kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, pada Senin (6/7), mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra, mengatakan korban meninggal merupakan pengemudi mobil Toyota Innova bernomor polisi BA 1446 AS bernama Ronny Patinasarani, warga Lubuk Buaya, Kota Padang.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, mobil yang dikemudikan korban melaju dari arah Kota Bukittinggi menuju Kota Padang. Saat tiba di lokasi kejadian di kawasan Sicincin, kendaraan tersebut berusaha menyalip sebuah Suzuki Karimun bernomor polisi BA 1986 OT yang berada di depannya.

Ketika proses menyalip berlangsung, Toyota Innova diduga menyenggol Suzuki Karimun sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Setelah benturan pertama, mobil Innova kemudian menghantam sebuah sepeda motor matik yang berada di depannya sebelum terus melaju tanpa kendali hingga menabrak pagar rumah milik warga.

Selain menyebabkan satu korban meninggal dunia, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan 10 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban terdiri atas penumpang dari kedua minibus serta pengendara sepeda motor yang terlibat dalam insiden tersebut.

Rudi menjelaskan seluruh korban yang mengalami luka telah dievakuasi ke rumah sakit dan puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penanganan, mulai dari meminta keterangan para saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata para korban, hingga mengamankan sejumlah barang bukti. Saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.

Polres Padang Pariaman juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com