RESPONRADIO.COM PADANG│PRANCIS — Tiga pesawat pemadam jenis Canadair tampak berulang kali melintas di langit kawasan Gironde, Prancis, dalam upaya memerangi kebakaran hutan yang masih berkobar. Terbang dalam formasi rapat, pesawat-pesawat tersebut menjatuhkan lebih dari 1.000 galon air ke titik api, sementara helikopter turut menyemprotkan cairan pemadam berwarna merah untuk menahan laju kobaran.
Begitu kepulan asap mulai menipis, petugas pemadam kebakaran segera memasuki kawasan hutan guna mengatasi titik-titik api baru. Ancaman terbesar yang mereka hadapi adalah kemunculan kembali kobaran api (flare-up), yang terus terjadi di tengah suhu udara mencapai 40 derajat Celsius. Dalam waktu singkat, satu titik api berhasil dipadamkan, namun kobaran baru kembali muncul di lokasi lain sehingga petugas terpaksa meminta semua orang segera meninggalkan area demi keselamatan.
Kebakaran di wilayah Gironde berlangsung sangat cepat akibat kondisi hutan yang kering, dipenuhi pohon pinus dan dedaunan kering yang mudah terbakar. Bencana tersebut telah memaksa puluhan ribu warga serta wisatawan mengungsi, meski sebagian penduduk memilih bertahan untuk melindungi rumah mereka. Salah satunya Pierre Alexandre, yang tetap tinggal bersama putranya setelah mengirim istri dan anak perempuannya ke tempat yang lebih aman, meski menyadari dirinya tidak memiliki kemampuan seperti petugas pemadam kebakaran.
Di tengah operasi yang masih berlangsung, para relawan turut membantu dengan mendistribusikan air dan mendukung proses pemadaman. Hugo, seorang relawan yang pulang dari Bali, serta Maëlys, perawat yang membantu usai bertugas di rumah sakit, menjadi bagian dari upaya tersebut. Sementara itu, bantuan personel pemadam terus berdatangan dari berbagai daerah di Prancis untuk melakukan penyiraman intensif terhadap tanah dan vegetasi guna mencegah api kembali meluas. Meski situasi mulai lebih terkendali, kebakaran di Gironde hingga kini belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

