RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sebanyak 27.000 liter air bersih telah didistribusikan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan di Jakarta, Senin, bahwa penyaluran bantuan dilakukan oleh BPBD Kabupaten Banyumas menggunakan lima unit truk tangki secara bertahap hingga Sabtu (1/8) malam.
Menurutnya, BPBD bersama pemerintah desa dan para relawan bergerak sigap untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.
Ia menjelaskan, berkurangnya intensitas curah hujan mengakibatkan sejumlah sumber air milik warga mengering, sehingga masyarakat mengalami kesulitan memperoleh pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan laporan Direktorat Pengendalian Operasi BNPB, distribusi air bersih menjangkau Grumbul Tembelang, Desa Sudimara, Kecamatan Cilongok, dengan pasokan sebanyak 4.000 liter yang berasal dari Perumda Pabuwaran. Selain melayani permukiman warga, sebanyak 8.000 liter air bersih juga disalurkan ke Pondok Pesantren Hidayatul Kholil dan Pondok Pesantren An Najah di Desa Rancamaya, Kecamatan Cilongok.
BPBD juga mengirimkan masing-masing 5.000 liter air bersih ke Desa Langgongsari dan Desa Cipete di Kecamatan Cilongok, serta ke Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang.
Abdul Muhari menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah beserta seluruh pihak yang terlibat atas respons cepat dalam penanganan dampak kekeringan.
Selain itu, BNPB mengimbau pemerintah daerah agar terus memantau ketersediaan sumber air, mengoptimalkan distribusi bantuan ke wilayah yang membutuhkan, serta mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau berlangsung.

