Indonesia Lengser! Takhta ASEAN Futsal Kini Berpindah Tangan

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA Timnas futsal Indonesia gagal mempertahankan gelarnya di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 setelah kalah 1-2 dari Thailand pada laga final yang berlangsung di Nonthaburi Hall, Bangkok, Minggu.

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui gol Andres Dwi Persada Putra. Namun, Thailand mampu membalikkan keadaan berkat gol dari Itticha Praphaphan dan Panut Kittipanuwong, berdasarkan catatan AFF.

Kemenangan ini menambah koleksi gelar Thailand menjadi 17 kali di ajang Kejuaraan ASEAN Futsal, setelah sebelumnya mereka meraih trofi pada tahun 2001, 2003, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2022.

Sementara itu, hasil ini membuat Indonesia gagal mempertahankan status juara bertahan, setelah pada edisi 2024 sukses menjadi kampiun usai mengalahkan Vietnam di partai final.

Sejak awal babak pertama, Indonesia tampil agresif dengan mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali menciptakan peluang, meski belum mampu menghasilkan gol.

Salah satu peluang datang dari Guntur Ariwibowo, tetapi tendangannya belum mampu menembus pertahanan Thailand.

Setelah itu, Thailand perlahan keluar dari tekanan dan mulai menguasai permainan serta menciptakan sejumlah peluang, termasuk melalui sepakan Muhammad Osamanmusa yang masih melebar dari gawang Indonesia.

Indonesia akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-17 lewat gol Andres Dwi Persada Putra, memanfaatkan umpan dari Adityas Priambudi Wibowo, sehingga skor berubah menjadi 1-0.

Namun, menjelang berakhirnya babak pertama, tepatnya dua detik sebelum turun minum, Thailand berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Itticha Praphaphan yang tak mampu dihalau kiper Angga Ariansyah.

Memasuki babak kedua, kedua tim bermain cukup berimbang, namun belum banyak peluang berbahaya yang tercipta di awal paruh kedua.

Thailand kemudian berbalik unggul pada menit ke-31 melalui tendangan keras Panut Kittipanuwong yang berhasil menjebol gawang Indonesia dan mengubah skor menjadi 2-1.

Indonesia mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan dan sempat memperoleh peluang melalui Andarias Kareth, namun masih dapat digagalkan oleh kiper Thailand, Theerawat Kaewwilai.

Di sisa waktu pertandingan, Indonesia terus berupaya mencetak gol penyeimbang, termasuk menerapkan strategi power play. Meski demikian, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Thailand tidak berubah.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com