RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG PANJANG — Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Pendidikan setempat menggelar Pentas Kreativitas Pelajar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, dengan mengusung tema “Merayakan Hardiknas dengan Cerita, Karya, dan Kreativitas Pelajar”.
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat, minat, serta ide kreatif di berbagai bidang.
Ia menegaskan bahwa peringatan Hardiknas tidak sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan juga momentum untuk merefleksikan capaian dan tantangan di dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.
Allex berharap momentum Hardiknas 2026 dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berkarakter kuat. Ia menilai Pentas Kreativitas Pelajar menjadi sarana penting untuk menggali potensi siswa di luar pembelajaran formal, sekaligus menegaskan peran guru sebagai ujung tombak dalam membimbing dan menginspirasi generasi muda.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, untuk berperan aktif dalam mendukung dunia pendidikan, mengingat pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Selain itu, ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran agar pelajar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, Nasrul, menyebutkan bahwa kegiatan Pentas Kreativitas Pelajar digelar pada Selasa hingga Kamis di halaman parkir kantor Dinas Pendidikan setempat. Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang menyenangkan sekaligus membangun karakter pelajar.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai agenda seperti lomba bertutur dan pameran karya, yang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi, seni, serta rasa percaya diri para peserta didik.

