RESPONRADIO.COM PADANG│YOGYAKARTA — Setiap hari, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pilah Berkah di Imogiri, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengelola sekitar 1 ton sampah rumah tangga yang masuk ke tempat pengolahan mereka. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 kilogram sampah plastik dipilah dan diproses hingga menghasilkan kurang lebih 48 liter petasol.
Berdasarkan pengujian laboratorium Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), petasol yang dihasilkan memiliki kualitas yang cukup baik untuk digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermesin diesel. Produk tersebut dijual dengan harga Rp10.000 per liter khusus bagi anggota KSM.
Petasol tersebut kemudian dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari bahan bakar mesin pembangkit listrik milik KSM, kendaraan pengangkut sampah, hingga kendaraan yang digunakan oleh para relawan kemanusiaan.
Inovasi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar ini menjadi salah satu upaya dalam mengurangi permasalahan limbah rumah tangga sekaligus menciptakan sumber energi alternatif yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.

