RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Lima kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) Indonesia direkomendasikan memperoleh status green card dalam proses revalidasi yang dibahas pada pertemuan Dewan UNESCO Global Geoparks di Paris, Prancis, 2–4 November 2026. Kelima kawasan tersebut yakni Belitong, Ijen, Maros Pangkep, Merangin di Jambi, dan Raja Ampat. Tidak ada geopark Indonesia yang direkomendasikan mendapatkan yellow card.
Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Fadli Zon, menyebut rekomendasi tersebut sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap upaya Indonesia dalam menjaga warisan geologi dan budaya. Empat geopark, yakni Belitong, Ijen, Maros Pangkep, dan Raja Ampat, memperoleh rekomendasi secara bulat, sedangkan Merangin mendapat dukungan melalui pemungutan suara dengan tujuh suara setuju dan empat menentang.
Fadli menegaskan pengelolaan geopark harus melibatkan masyarakat serta memperkuat edukasi, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat. Kementerian Kebudayaan melalui KNIU juga akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pelestarian warisan alam dan budaya serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.

